Site icon trinityordnance

Australia Kembalikan 17 Artefak Bersejarah ke Mesir

[original_title]

Trinityordnance.com – Australia telah mengembalikan 17 artefak Firaun yang sangat berharga ke Mesir, sebuah langkah penting dalam pelestarian warisan budaya. Pada hari Kamis, pernyataan resmi dari Kementerian Luar Negeri Mesir mengungkapkan bahwa Wakil Menteri Luar Negeri Nabil Habashi telah bertemu dengan Menteri Dalam Negeri, Imigrasi, dan Seni Australia, Tony Burke, untuk menandatangani dokumen pengembalian artefak tersebut.

Pengembalian artefak ini mencakup berbagai peninggalan dari peradaban Mesir kuno, meskipun rincian spesifik mengenai artefak yang dikembalikan serta bagaimana artefak ini bisa keluar dari Mesir tidak diungkapkan. Habashi mengapresiasi keputusan pemerintah Australia yang sangat positif ini, menekankan pentingnya langkah ini bagi pelestarian sejarah dan budaya Mesir.

Sebelumnya, Mesir telah aktif dalam upaya untuk mendapatkan kembali barang-barang berharga yang diambil secara ilegal, dan pengembalian artefak dari Australia ini adalah angin segar dalam usaha tersebut. Langkah Australia ini bukan hanya mencerminkan komitmen terhadap pelestarian warisan budaya, tetapi juga memperkuat kerjasama internasional dalam bidang ini.

Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mendorong negara-negara lain untuk mengikuti jejak Australia dalam mengembalikan artefak bersejarah ke negara asalnya. Pengembalian artefak bersejarah sangat penting bagi identitas dan budaya Mesir yang kaya, serta menandai peningkatan kesadaran global terhadap pentingnya melindungi warisan budaya. Dengan demikian, penghormatan terhadap sejarah dan budaya semakin diperkuat di tingkat internasional.

Exit mobile version