Trinityordnance.com – Banjir merendam 12 rukun tetangga (RT) di Jakarta Selatan akibat hujan deras yang melanda wilayah tersebut pada Sabtu, 2 Mei. Menurut data yang dirilis oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, curah hujan yang tinggi menyebabkan sejumlah kawasan tergenang air, mengganggu aktivitas warga di daerah itu.
Selain kejadian banjir, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta mencatat bahwa 164 ton sampah diangkut pasca perayaan Hari Buruh (May Day) pada Jumat, 1 Mei. Pembersihan ini dilakukan di berbagai lokasi, termasuk area Monumen Nasional (Monas), sebagai respons terhadap banyaknya limbah yang dihasilkan selama perayaan tersebut.
PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) juga mengumumkan penambahan titik pemberhentian untuk rute Mikrotrans JAK 06, yang menghubungkan Kampung Rambutan dan Pondok Gede. Langkah ini diambil untuk meningkatkan jangkauan dan kualitas layanan transportasi publik di Jakarta Timur.
Sementara itu, Transjakarta menunda penutupan Halte Manggarai yang sebelumnya dijadwalkan mulai pada hari yang sama, sehubungan dengan proyek pembangunan moda transportasi LRT Jakarta di kawasan tersebut. Keputusan ini diambil untuk memastikan kelancaran transportasi di area yang padat.
Dalam berita lainnya, Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Kabupaten Kepulauan Seribu melaporkan bahwa sebanyak 5.863 wisatawan, baik domestik maupun internasional, berkunjung ke wilayah tersebut selama libur Hari Buruh. Angka ini menunjukkan antusiasme masyarakat untuk berwisata, meskipun dalam situasi cuaca yang tidak menentu.
![Banjir Melanda DKI, Liburan Seru di Kepulauan Seribu | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/05/1000272348.jpg)