Trinityordnance.com – Gempa bumi dengan magnitudo 4,5 mengguncang Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Minggu malam pukul 22.15 WIB. Menurut Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung, Teguh Rahayu, gempa ini terjadi akibat aktivitas sesar aktif bawah laut yang menghasilkan guncangan dangkal.
Episenter gempa terletak pada koordinat 7,53 derajat Lintang Selatan dan 106,72 derajat Bujur Timur, tepatnya di lokasi dengan kedalaman 28 kilometer. Hasil pengamatan BMKG menunjukkan bahwa guncangan gempa dirasakan di beberapa wilayah di Sukabumi dengan intensitas III MMI, di mana warga melaporkan sensasi seolah ada truk besar yang melintas.
Hingga saat ini, tidak ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau dampak signifikan lainnya akibat gempa tersebut. BMKG juga melakukan pemantauan berkala dan menyatakan bahwa tidak ada gempa susulan yang terjadi setelah guncangan pertama.
Untuk menjaga ketenangan masyarakat, Teguh Rahayu mengimbau agar semua informasi tentang gempa berasal dari sumber resmi, seperti BMKG, guna menghindari kepanikan akibat isu yang tidak jelas kebenarannya. Masyarakat diingatkan untuk selalu merujuk pada saluran komunikasi resmi yang terverifikasi dalam mendapatkan informasi terkini mengenai bencana alam.
Langkah ini diharapkan dapat memberikan rasa aman dan mengurangi kepanikan di kalangan masyarakat setelah terjadinya peristiwa tersebut.
![BMKG: Gempa Dangkal di Sukabumi Akibat Aktivitas Sesar Bawah Laut | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG_5670.jpeg)