Site icon trinityordnance

BPBD Kalbar Terus Usahakan Penanganan Karhutla di Ketapang dan Kayong

[original_title]

Trinityordnance.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Barat kini terfokus di Kabupaten Ketapang dan Kayong Utara, di mana titik api masih ditemukan. Hal ini disampaikan oleh Koordinator Harian Pusat Pengendali Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) BPBD Kalbar, Daniel, saat konferensi pers di Pontianak, pada hari Sabtu.

Daniel mengungkapkan bahwa saat ini BPBD Kalbar menugaskan tim darat dan udara untuk memaksimalkan upaya pemadaman di dua kabupaten tersebut. Sementara itu, kabupaten lain seperti Kubu Raya sedang dalam kondisi aman, sehingga fokus penanganan diarahkan pada patroli dan pengawasan untuk mencegah munculnya titik api baru.

“Pemadaman aktif dilakukan di Ketapang, sementara wilayah lain sudah aman,” tambahnya. Evaluasi terkait penanganan karhutla masih belum dapat dilakukan karena potensi kebakaran masih ada, dan akan diadakan setelah memasuki musim hujan.

Kondisi curah hujan yang rendah di banyak daerah juga menjadi faktor terjadinya karhutla. Menurut informasi dari BMKG, hujan yang terjadi di beberapa kabupaten belum merata, sehingga penanganan kebakaran perlu tetap ditingkatkan, khususnya di Ketapang dan Kayong Utara yang masih berisiko.

Hingga saat ini, BPBD mencatat luas lahan yang terbakar mencapai sekitar 38.000 hektare, berdasarkan data dari Juli 2026. Pembaruan data untuk periode Agustus dan September masih menunggu kewenangan dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Selain usaha pemadaman, pemerintah daerah juga memberikan bantuan kepada masyarakat, termasuk pelayanan kesehatan dan distribusi air bersih di daerah yang mengalami kesulitan air. Distribusi air bersih telah dilaksanakan, terutama di Ketapang, Kota Pontianak, dan Mempawah.

Exit mobile version