Site icon trinityordnance

Brimob Polda Sulteng Buka Dapur Lapangan Usai Gempa Sigi

[original_title]

Trinityordnance.com – Penanganan bencana gempa bumi di Kecamatan Nokilalaki, Kabupaten Sigi, mendapat dukungan dari Satuan Brimob Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah (Polda Sulteng) yang mengoperasikan dapur lapangan dan kendaraan khusus untuk memenuhi kebutuhan air bersih dan makanan bagi warga terdampak.

Kombes Pol Kurniawan Tandi Rongre, Dansatbrimob Polda Sulteng, menjelaskan bahwa sebanyak 100 personel diterjunkan untuk mengoperasikan dapur lapangan yang mampu menyediakan antara 150 hingga 200 porsi makanan siap saji. “Kami berusaha memaksimalkan seluruh kemampuan dan peralatan yang ada untuk membantu masyarakat yang terkena dampak gempa,” ujarnya saat meninjau lokasi bencana pada Sabtu.

Selain dapur lapangan, Brimob juga mengoperasikan kendaraan water treatment yang dapat memproduksi antara 180 hingga 200 galon air bersih setiap hari. Air yang dihasilkan akan disalurkan kepada warga yang kesulitan akses air bersih akibat bencana. Kurniawan menekankan bahwa keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mempercepat penanganan kebutuhan dasar masyarakat saat masa tanggap darurat.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sigi mencatat bahwa hingga 20 Juni, terdapat 2.319 rumah yang rusak akibat gempa, dengan rincian 1.966 rumah rusak ringan, 219 rusak sedang, dan 134 rusak berat. Jumlah total korban dan warga terdampak mencapai 8.586 jiwa dari 2.762 kepala keluarga. Tiga orang dilaporkan meninggal, sementara 17 orang mengalami luka berat dan 108 lainnya mengalami luka ringan.

Gempa bumi tektonik berkekuatan 6,7 magnitudo mengguncang wilayah Sigi, Parimo, Donggala, dan Kota Palu pada Selasa (16/6) pukul 10.27 WIB, meninggalkan dampak yang signifikan bagi masyarakat di daerah tersebut.

Exit mobile version