Site icon trinityordnance

BUMN Logistik Bergabung Resmi Menjadi Satu Entitas Baru

[original_title]

Trinityordnance.com – Sebanyak tujuh Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di sektor logistik secara resmi bergabung dalam satu entitas melalui penandatanganan Shareholder Agreement (SHA) dan Akta Penggabungan Konsolidasi di Jakarta pada hari Selasa. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam proses logistik nasional, sesuai dengan visi pemerintah.

Ketua Steering Committee PMO Konsolidasi BUMN Logistik, Daud Joseph, menjelaskan bahwa PT Multi Terminal Indonesia akan menjadi “surviving entity” yang menampung ketujuh perusahaan selama masa transisi. Perusahaan yang dilibatkan dalam penggabungan ini mencakup Pelindo Sinergi Lokaseva Multiterminal Indonesia, Pelindo Sinergi Lokaseva Prima Indonesia Logistik, Pos Logistics, Pelni Logistics, PT Kawasan Berikat Nusantara, PT Varia Usaha Dharma Segara, dan Krakatau Integrated Logistics.

Daud menambahkan bahwa penggabungan ini merupakan langkah awal menuju konsolidasi logistik nasional yang dikelola oleh Danantara Asset Management. Proses ini bertujuan untuk membangun ekosistem logistik yang lebih terintegrasi dan efisien di Indonesia. “Penggabungan tujuh perusahaan ini diharapkan dapat memberikan manfaat langsung bagi sektor logistik nasional,” ujarnya.

Selama periode transisi, perusahaan-perusahaan yang terlibat akan fokus pada integrasi operasional, hukum, dan tata kelola. Dengan mengurangi jumlah perusahaan yang beroperasi, diharapkan akan tercipta efisiensi biaya yang akan bermanfaat bagi masyarakat.

Daud Joseph, yang juga menjabat sebagai Direktur Utama PT Pos Indonesia, berharap bahwa penyatuan ini dapat memenuhi semua kebutuhan dalam fungsi logistik, sehingga meningkatkan daya saing sektor logistik Indonesia.

Exit mobile version