Trinityordnance.com – Kematian mendadak puluhan ikan dewa terjadi di Balong Cigugur, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Menurut informasi yang diterima, insiden ini mulai terpantau pada Kamis, 29 Januari 2023, ketika sekitar 14 ekor ikan ditemukan mengambang di permukaan balong. Kematian ikan terus berlanjut hingga Jumat dan Sabtu, dengan total mencapai 50 ekor.
Rohman Sutadi, petugas kolam, mengatakan bahwa ikan-ikan yang mati menunjukkan gejala luka berwarna merah dan sisik yang mudah terlepas. Diduga penyebab kematian ini adalah infeksi parasit yang menjangkit tubuh ikan. Ia juga menambahkan bahwa situasi ini merupakan yang terparah dalam kurun waktu 15 tahun terakhir.
Dari penuturan Rohman, fenomena ini bisa jadi dipicu oleh kondisi cuaca ekstrem yang sedang melanda wilayah tersebut. Ia berharap tidak ada ikan lain yang ikut mati, mengingat populasi ikan dewa di balong itu mencapai seribu ekor.
Deni Rianto, Kepala Bidang Perikanan Dinas Perikanan dan Peternakan (Diskanak) Kabupaten Kuningan, menjelaskan bahwa pihaknya telah melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Hasil identifikasi menunjukkan bahwa parasit cacing menjadi penyebab utama kematian. Selain itu, kurangnya debit dan sirkulasi air serta asupan pakan yang tidak memadai memperburuk kondisi ikan.
Kehilangan ikan dewa menjadi perhatian serius, karena jenis ikan ini merupakan ikon daerah Kuningan. Deni juga berharap agar langkah perbaikan dapat segera dilakukan, seperti menambah debit air dan meningkatkan sirkulasi, agar kejadian serupa tidak terulang. Ikan dewa dapat ditemukan di beberapa titik di Kabupaten Kuningan, termasuk di berbagai objek wisata setempat.
![Cuaca Ekstrem, Banyak Ikan Dewa Tewas di Kuningan | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/02/1769949251_1f6b82b7855b6a0a29d5.jpeg)