Trinityordnance.com – Cuaca ekstrem berpotensi melanda sembilan daerah di Jawa Tengah hingga Kamis pagi, mengakibatkan ancaman bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir, dan angin puting beliung. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk waspada menghadapi kondisi ini.
Dalam pernyataan BMKG pada Rabu malam, wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut meliputi Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Boyolali, Karanganyar, Temanggung, Kajen, Pekalongan, dan Tegal. Cuaca di Jawa Tengah pada malam Rabu hingga dini hari Kamis diprediksi umumnya berawan, dengan kemungkinan hujan ringan hingga lebat disertai angin kencang dan sambaran petir di kawasan pegunungan dan dataran tinggi.
Gelombang tinggi masih terjadi di perairan selatan dengan ketinggian 1,25-2,5 meter, serta 1-1,25 meter di perairan utara. Air laut yang pasang berlangsung sejak pukul 14.00-17.00 WIB turut menyebabkan banjir di beberapa daerah di Pantura, seperti Pekalongan, Batang, Kendal, Demak, Jepara, dan Pati.
Agus Triyono, Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, mengimbau agar masyarakat yang tinggal di lereng perbukitan dan kawasan aliran sungai waspada terhadap potensi bencana. Ia menjelaskan bahwa kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 3-20 kilometer per jam, dengan suhu udara antara 14-30 derajat Celsius dan kelembaban mencapai 75-95 persen.
Sementara itu, Wahyu Sri Mulyani, Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, memperingatkan bahwa gelombang tinggi dapat membahayakan aktivitas pelayaran, termasuk bagi nelayan dan transportasi barang. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga Kamis malam, mengganggu berbagai aktivitas masyarakat, termasuk transportasi dan budidaya perikanan.
![Cuaca Ekstrem Mengancam 9 Wilayah di Jawa Tengah Hingga Kamis | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/05/1779887927_fe5b696dee6d1cc5eaa5.jpg)