Site icon trinityordnance

Danantara-INA Jalin Kesepakatan Investasi Proyek CA-EDC Chandra Asri

[original_title]

Trinityordnance.com – Danantara Indonesia, Indonesia Investment Authority (INA), dan Chandra Asri Group baru-baru ini menandatangani Conditional Share Subscription Agreement (CSSA) untuk memperkuat produksi Caustic Soda dan Ethylene Dichloride (EDC) di dalam negeri. Kesepakatan ini menjadi langkah nyata dalam meningkatkan ketahanan pasokan bahan baku di Indonesia.

Perjanjian tersebut merupakan lanjutan dari Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani sebelumnya. Danantara dan INA berperan sebagai investor strategis untuk proyek yang bertujuan memperkuat industri nasional. Chief Investment Officer Danantara Indonesia, Pandu Sjahrir, menyatakan bahwa kolaborasi ini adalah respons terhadap tantangan ketergantungan impor dan bertujuan mempercepat hilirisasi industri dalam negeri.

Eddy Porwanto, pengganti Ketua Dewan Direktur INA, menegaskan bahwa investasi ini mendukung sektor prioritas nasional dan berusaha membangun permodalan yang kuat untuk kapasitas industri bahan baku. Selain itu, Presiden Direktur Chandra Asri Group, Erwin Ciputra, berharap proyek CA-EDC dapat mengurangi ketergantungan pada impor bahan kimia dan membuka lapangan kerja baru hingga 3.000 pada masa konstruksi.

Pembangunan pabrik Chlor Alkali – Ethylene Dichloride di Cilegon, Banten, ini memiliki nilai proyek sebesar 800 juta dolar AS. Produksi Caustic Soda dan EDC diharapkan mampu meningkatkan ketahanan pasokan domestik serta memberikan kontribusi positif terhadap devisa nasional. Dengan rencana operasi pada 2027, pabrik ini akan memiliki kapasitas 400.000 ton Caustic Soda kering dan 500.000 ton Ethylene Dichloride per tahun, menerapkan teknologi tinggi untuk efisiensi dan keberlanjutan.

Kerja sama ini menggambarkan sinergi antara pengelola investasi negara dan perusahaan sektoral, yang bertujuan memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

Exit mobile version