Trinityordnance.com – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara berencana untuk membentuk perusahaan pembiayaan yang khusus bergerak dalam sektor leasing penerbangan, dengan harapan akan memberikan manfaat signifikan seiring proyeksi pertumbuhan industri penerbangan di Indonesia. Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria, mengungkapkan bahwa saat ini inisiatif tersebut masih dalam tahap kajian menyeluruh.
Dony menyatakan bahwa kepemilikan perusahaan leasing oleh Danantara dapat menjadi opsi yang lebih efektiv untuk mendukung pengembangan PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk. Meskipun demikian, hingga kini belum ada keputusan final mengenai pendirian perusahaan tersebut, dan setiap aspek bisnis akan terus dievaluasi guna memastikan skema terbaik yang bisa diterapkan.
“Saat ini kami sedang menjajaki kemungkinan untuk memiliki leasing company sendiri. Ini untuk memastikan kelancaran dan efektivitas operasional Garuda ke depan,” tuturnya. Ia menambahkan jika perusahaan leasing terbentuk, operasionalnya akan berjalan seperti perusahaan leasing pada umumnya.
Pembentukan perusahaan leasing ini juga bertujuan untuk memperkuat kondisi keuangan maskapai, serta memberikan dampak positif bagi sektor jasa keuangan. Dony menggarisbawahi bahwa pola pembiayaan ini dapat memberikan keuntungan luas, khususnya untuk Garuda Indonesia.
Dalam konteks ini, PT Danantara Investment Management (DIM) juga telah menjalin kerja sama dengan SMBC Aviation Capital dan Mandiri Investment Management untuk mengembangkan Mandiri Aviation Leasing Fund. Ini adalah platform investasi leasing penerbangan pertama di Indonesia dengan nilai awal mencapai 800 juta dolar AS. Ketiga pihak berharap kolaborasi ini akan mendukung pertumbuhan serta inovasi dalam ekosistem penerbangan, baik di dalam maupun luar negeri.
![Danantara Yakin Pengembangan Leasing Penerbangan Sangat Menguntungkan | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/06/WhatsApp-Image-2026-06-10-at-17.13.55_edit_110779326006532.jpg)