Trinityordnance.com – Anggota Komisi IV DPR RI, Robert J. Kardinal, menyatakan dukungan penuh terhadap upaya Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto dalam mengusut dugaan keterlibatan pihak asing dalam kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia. Penegasan ini disampaikan dalam konferensi pers di Jakarta, di mana ia menuntut Polri untuk tidak hanya mengungkap keterlibatan entitas asing, tetapi juga mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab serta memberikan sanksi tegas kepada perusahaan yang melanggar hukum.
Robert menyebutkan bahwa masalah karhutla ini sangat urgent mengingat luasnya penguasaan lahan perkebunan kelapa sawit oleh investor asing yang telah mencapai jutaan hektare. Ia menekankan bahwa keuntungan ekonomi dari investasi tidak boleh mengesampingkan kepatuhan pada hukum dan kelestarian lingkungan hidup.
Berdasarkan laporan, investor asing, terutama dari Malaysia dan Singapura, menguasai antara 2 hingga 3 juta hektare kebun sawit di Indonesia. Data dari Kementerian Investasi/BKPM menunjukkan aliran modal asing ke sektor pertanian yang signifikan, di mana investor Singapura menguasai 53,7% dan Malaysia 15,8% dari total kebun sawit di Sumatera dan Kalimantan.
Dalam konteks ini, Robert mengingatkan bahwa cara membuka lahan dengan pembakaran adalah pelanggaran berat yang tidak boleh dibiarkan. Ia menegaskan perlunya audit menyeluruh terhadap konsesi perkebunan asing untuk memastikan kepatuhan lingkungan dan ketersediaan sarana pemadam kebakaran.
Ia juga mendesak Bareskrim Polri untuk melakukan penyidikan secara transparan dan menjamin sanksi tegas bagi perusahaan yang terbukti terlibat dalam praktik pembakaran lahan. Robert menekankan pentingnya penerapan metode pembukaan lahan tanpa bakar dan memenuhi standar sertifikasi keberlanjutan ISPO guna menjaga kelestarian lingkungan di Indonesia.
![DPR Dukung Kapolri Selidiki Keterlibatan Asing di Karhutla | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/10/1002031153.jpg)