Trinityordnance.com – Gempa bumi berkekuatan Magnitudo (M) 6,2 mengguncang Parigi Moutong, Sulawesi Tengah pada Sabtu, 15 Agustus 2026, sekitar pukul 23.25 WIB. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak 74 km di barat daya Parigi Moutong dengan kedalaman 44 km. Koordinat gempa tercatat pada 0,25 derajat Lintang Utara dan 120,22 derajat Bujur Timur.
BMKG memberikan informasi awal bahwa gempa tidak berpotensi tsunami, meskipun dampak dari gempa tersebut masih belum bisa dipastikan. Hal ini disebabkan oleh penekanan pada kecepatan penyampaian informasi, yang berarti hasil pengolahan data masih bisa berubah seiring dengan pengumpulan informasi lebih lanjut.
Masyarakat di sekitar Parigi Moutong dihimbau untuk tetap waspada dan memperhatikan informasi terbaru dari BMKG mengenai situasi ini. Siswa dan keluarga yang berada di daerah terdampak diingatkan untuk tidak panik, tetapi tetap mencari informasi akurat dari sumber resmi.
Hingga berita ini ditulis, belum ada laporan resmi terkait kerusakan gempa atau jumlah korban. Pihak berwenang terus melakukan pemantauan terhadap situasi dan efek dari gempa. Gempa ini menambah catatan kejadian seismik di wilayah Sulawesi Tengah, yang dikenal sebagai daerah dengan aktivitas seismik yang tinggi.
Dalam konteks ini, penting bagi masyarakat untuk memahami dan bersiap menghadapi bencana alam seperti gempa bumi, serta mengikuti protokol keselamatan yang telah disiapkan oleh pemerintah dan lembaga terkait. Quebec fomenungi pemberian informasi yang jelas dan tepat menjadi kunci dalam penanganan pasca-gempa.
![Gempa M6,2 Guncang Parigi Moutong, Warga Terkejut dan Panik | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/08/gempa-bumi-berkekuatan-m62-guncang-parigi-moutong-gim.jpg)