Site icon trinityordnance

Harga LPG 12 Kg Naik, RI Hentikan Impor Solar Mulai Bulan Ini

[original_title]

Trinityordnance.com – Kenaikan harga LPG 12 kilogram menjadi Rp228 ribu per tabung dan keputusan Indonesia untuk menghentikan impor solar mulai 1 Juli 2026 menjadi perhatian utama dalam laporan perekonomian hari ini. PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan bahwa harga Liquefied Petroleum Gas (LPG) nonsubsidi ini bertambah 18,75 persen dari sebelumnya Rp192 ribu. Harga baru tersebut mulai berlaku di berbagai wilayah, termasuk Jakarta, Banten, dan Jawa Tengah.

Analisis terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi juga mencuat, di mana Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (Celios), Bhima Yudhistira, menekankan pentingnya pengawasan terhadap pembelian BBM subsidi. Ia menyebutkan bahwa kenaikan ini sejalan dengan naiknya harga pasar dan Indonesian Crude Price (ICP).

Lebih lanjut, PT Kereta Api Indonesia (KAI) telah mengaktifkan kembali operasional Stasiun Plabuan di Kabupaten Batang dan Stasiun Comal di Pemalang untuk meningkatkan akses layanan penumpang. Kebijakan ini merupakan langkah strategis KAI dalam menjangkau lebih banyak masyarakat.

Sementara itu, PT Pertamina International Shipping (PIS) menginformasikan bahwa dua kapal, Pertamina Pride dan Gamsunoro, saat ini masih terjebak di Teluk Arab dan belum bisa melintasi Selat Hormuz akibat situasi yang dinamis.

Dalam langkah memperkuat kemandirian energi nasional, Menteri Pertanian Indonesia, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan penghentian impor solar mulai 1 Juli 2026, menggantinya dengan penerapan biodiesel 50 persen berbasis sawit. Kebijakan ini diharapkan dapat memanfaatkan komoditas lokal sebagai sumber energi alternativ.

Exit mobile version