Trinityordnance.com – Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi penyintas banjir di Sumatera, yang dikerjakan oleh Danantara, ditargetkan rampung pada 25 Januari 2026. Hal ini disampaikan oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, saat meninjau proyek di Kabupaten Padang Pariaman pada Senin.
Andre mengungkapkan bahwa semua unit hunian diharapkan selesai pada 22 Januari agar dapat dilengkapi fasilitas furnitur sebelum penyerahan resmi kepada warga. Arahan tersebut sejalan dengan instruksi dari Presiden Prabowo agar masyarakat segera menempati huntara.
Dalam proses pembangunan, terdapat perbaikan spesifikasi, terutama peningkatan tinggi atap dari 2,4 meter menjadi 3 meter, serta penambahan plafon untuk kenyamanan penghuni. “Ini agar masyarakat tidak merasa kepanasan di dalam rumah,” kata Andre.
Pembangunan huntara tidak hanya dilakukan di Batang Anai, tetapi juga di Kabupaten Agam dan Tanah Datar. Andre menegaskan bahwa proyek ini adalah komitmen pemerintah untuk mempercepat pemulihan pascabencana.
Project Manager Nindya Karya, Syafriwal, melaporkan bahwa pembangunan 40 unit di Batang Anai telah mencapai 90 persen dan dilanjutkan di daerah lain, seperti Linggai dan Bancah Tanjung Raya. Setiap unit akan dilengkapi dengan perlengkapan dasar seperti kasur dan kipas angin, serta fasilitas tambahan yang akan dibangun secara bertahap, termasuk toilet dan dapur umum.
Dengan langkah ini, diharapkan kebutuhan dasar masyarakat yang terdampak bencana dapat terpenuhi dengan baik, mendukung proses rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan.
![Huntara Danantara Dijadwalkan Rampung pada 25 Januari 2026 | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/01/huntara.jpeg)