Site icon trinityordnance

IHSG Menguat Sambil Menanti Data Pertumbuhan Ekonomi RI

[original_title]

Trinityordnance.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Kamis pagi mengalami penguatan, di tengah sikap pelaku pasar yang cenderung menunggu informasi mengenai data pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) Indonesia untuk tahun 2025. IHSG dibuka dengan kenaikan 20,63 poin atau 0,25 persen ke level 8.167,35, sedangkan indeks LQ45 yang mencakup 45 saham unggulan juga mengalami peningkatan sebesar 2,69 poin atau 0,32 persen ke posisi 835,49.

Pengamat pasar modal, Reydi Octa, menyampaikan bahwa IHSG diperkirakan akan bergerak dalam rentang 8.000 hingga 8.300. Menurutnya, pergerakan IHSG dalam dua hari mendatang akan ditentukan oleh perkembangan dialog terkait dengan Morgan Stanley Capital International (MSCI). Kemajuan dalam hal ini diharapkan dapat meredakan tekanan volatilitas yang mungkin terjadi.

Dalam waktu dekat, pelaku pasar akan mencermati rilis data pertumbuhan ekonomi Indonesia oleh Badan Pusat Statistik, yang diperkirakan mencapai 5 persen (yoy) untuk keseluruhan tahun 2025, menurun dari 5,3 persen (yoy) pada 2024. Selain itu, pertumbuhan kuartal IV 2025 diproyeksikan mencapai 5,2 persen (yoy) dan 1,9 persen (qoq).

Di sisi internasional, para investor juga memperhatikan data penjualan retail di Eropa dan pertemuan Bank Sentral Eropa (ECB) serta Bank of England (BoE) yang akan datang. Sementara itu, dalam perdagangan Rabu (4/2/2026), bursa saham AS menunjukkan pergerakan yang bervariasi, dengan indeks S&P 500 turun 0,51 persen, sedangkan indeks Dow Jones malah meningkat 0,53 persen.

Secara keseluruhan, pelaku pasar menunjukkan kehati-hatian dalam mengambil keputusan, mendasari langkah mereka pada perkembangan terbaru yang akan mempengaruhi pasar saham domestik dan internasional.

Exit mobile version