Trinityordnance.com – Puasa Tasua merupakan ibadah yang dianjurkan untuk dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram dalam kalender Hijriyah, jatuh pada Rabu, 24 Juni. Puasa ini memiliki makna penting bagi umat Islam, karena mengikuti sunnah Rasulullah SAW dan menjadi pembeda antara praktik keagamaan umat Islam dengan tradisi yang dijalankan oleh kaum Yahudi pada hari Asyura, yang dirayakan pada tanggal 10 Muharram.
Menurut ajaran Islam, puasa Tasua dilaksanakan untuk mengejar keutamaan di bulan Muharram, bulan yang dikenal sebagai salah satu bulan suci dalam tahun Hijriyah. Rasulullah SAW menganjurkan umat Islam untuk berpuasa sehari sebelum atau sesudah Asyura sebagai bentuk perbedaan dengan amalan umat Yahudi yang turut merayakan hari tersebut. Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas, Rasulullah SAW berencana untuk berpuasa di hari kesembilan Muharram jika ia masih hidup hingga tahun depan.
Bacaan niat puasa Tasua yang dianjurkan adalah: “Nawaitu shauma ghadin an Adaa-i sunnatit Tasuu’a lillaahi ta’aalaa,” yang berarti “Aku berniat puasa sunnah Tasu’a besok hari karena Allah Ta’ala.” Melalui puasa ini, diharapkan umat Islam dapat meraih pahala serta mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Dengan demikian, puasa Tasua, yang berfungsi sebagai pendahuluan puasa Asyura, tidak hanya membawa berkah bagi individu yang melaksanakannya, tetapi juga memiliki makna yang lebih dalam dalam menjaga perbedaan identitas iman. Semua ini bertujuan untuk meneruskan ajaran dan tradisi yang telah digariskan oleh Rasulullah SAW dalam menjalani hidup yang penuh berkah.
![Ingat Besok Puasa Tasua, Simak Bacaan Niatnya | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/06/ingat-besok-jadwal-puasa-tasua-ini-bacaan-niatnya-uwq.jpeg)