Site icon trinityordnance

Investasi Jakarta Sentuh Rp94 Triliun di Triwulan Kedua 2026

[original_title]

Trinityordnance.com – Jakarta mencatat realisasi investasi mencapai Rp94,9 triliun pada triwulan II tahun 2026, menjadikannya sebagai posisi teratas di Indonesia untuk kombinasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN). Data ini dirilis oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DKI Jakarta, Heru Hermawanto, menyampaikan bahwa kontribusi Jakarta terhadap total realisasi investasi nasional mencapai 18,5 persen. Lima puluh delapan koma enam triliun rupiah dari total tersebut merupakan investasi domestik, yang menyumbang 23,1 persen terhadap total PMDN nasional.

Heru menyatakan bahwa kepercayaan dari investor semakin meningkat berkat upaya kolaboratif dalam menciptakan iklim usaha yang kondusif. Ia juga menekankan pentingnya kebijakan dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang memprioritaskan kemudahan untuk berinvestasi dan pelayanan publik dalam pembangunan.

Sementara itu, investasi asing tercatat mencapai Rp36,3 triliun, menempatkan Jakarta pada posisi kedua untuk PMA di tingkat nasional, dengan kontribusi sebesar 14,1 persen. Akumulasi total investasi DKI Jakarta dari Januari hingga Juni 2026 mencapai Rp173,6 triliun, yang merangkumi Rp106,5 triliun dari PMDN dan Rp67,1 triliun dari PMA.

Jika dibandingkan, provinsi Jawa Barat mencatatkan akumulasi investasi sebesar Rp138,1 triliun dalam periode serupa. Selisih performa sebesar Rp35,5 triliun tersebut makin mempertegas posisi Jakarta sebagai magnet investasi di Indonesia.

Heru menambahkan bahwa dominasi Jakarta dalam investasi baik domestik maupun asing memperkuat daya saing ekonomi di tingkat nasional dan global.

Exit mobile version