Site icon trinityordnance

Iran Janji Tanggapi Serangan Terbatas AS Secara Keras

[original_title]

Trinityordnance.com – Iran mengancam akan merespons dengan keras bila Amerika Serikat melancarkan serangan, meskipun dalam skala terbatas. Pernyataan ini datang setelah Presiden Donald Trump mengisyaratkan kemungkinan serangan jika tidak tercapai kesepakatan dalam negosiasi yang dijadwalkan berlangsung. Selama ini, AS telah menguatkan militernya di Timur Tengah sebagai upaya untuk mendesak Iran mencapai kesepakatan yang memuaskan.

Kementerian Luar Negeri Iran, melalui juru bicaranya Esmaeil Baqaei, menegaskan bahwa setiap bentuk serangan, termasuk yang terbatas, akan dianggap sebagai tindakan agresi. Baqaei menjelaskan bahwa hak untuk membela diri merupakan hal yang melekat dan negara mana pun berkewajiban untuk merespons setiap serangan dengan tindakan setimpal.

Negosiasi antara kedua negara telah berlangsung dan menyelesaikan putaran kedua pembicaraan tidak langsung di Swiss dengan perantara Oman. Meskipun Iran dan Oman mengonfirmasi pembicaraan lanjutan yang direncanakan pada hari Kamis, pihak AS belum memberikan konfirmasi terkait jadwal tersebut.

Konteks hubungan antara Iran dan AS terus memanas, dengan ketegangan yang meningkat dalam beberapa waktu terakhir. Bagi Iran, respons yang dinyatakan adalah bagian dari upaya untuk mengukuhkan posisi mereka di panggung internasional dan mempertahankan kedaulatan nasional. Sementara di sisi lain, AS tampaknya masih berupaya mencari peluang diplomatik di tengah ancaman militer yang terus berlanjut.

Menghadapi situasi tersebut, dunia internasional menantikan perkembangan lebih lanjut, terutama mengenai kesepakatan yang diharapkan dapat menghindari eskalasi konflik lebih lanjut.

Exit mobile version