Site icon trinityordnance

Iran Tegaskan AS dan Israel Jangan Ganggu Pemakaman Khamenei

[original_title]

Trinityordnance.com – Iran memberikan peringatan serius kepada Amerika Serikat (AS) dan Israel untuk tidak melakukan serangan selama prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tinggi Iran yang meninggal pada 28 Februari. Pemakaman Khamenei dijadwalkan berlangsung antara 4 hingga 9 Juli di Teheran dan kota asalnya, Mashhad, dengan acara tambahan di Qom dan Irak.

Khamenei meninggal di tengah ketegangan yang meningkat akibat serangan gabungan AS-Israel, yang memicu konflik yang lebih luas di Timur Tengah. Kini, meskipun perang memasuki fase gencatan senjata, negosiasi damai antara AS dan Iran masih berlangsung. Dalam konteks ini, Iran bersiap dengan upacara berkabung yang dijadwalkan ketat dan di kawal oleh pasukan keamanan.

Komandan Markas Besar Pusat Khatam al-Anbiya, Ali Abdollahi, menyampaikan peringatan tegas kepada musuh-musuh Iran, menyebut bahwa setiap serangan akan mendapat balasan keras dari angkatan bersenjata negara tersebut. Pihak berwenang Iran menekankan bahwa mereka tidak akan mentolerir ancaman terhadap keamanan negara.

Di sisi lain, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, menyatakan bahwa Ayatollah Mojtaba Khamenei, penerus Khamenei, juga menjadi target. Pernyataan ini menambah ketegangan di kawasan yang sudah rawan konflik.

Situasi ini menunjukkan betapa kompleksnya dinamika antara Iran, AS, dan Israel, serta dampaknya terhadap stabilitas kawasan. Iran berusaha menunjukkan keteguhan dalam menghadapi ancaman sambil mempersiapkan pelaksanaan prosesi pemakaman salah satu pemimpin paling berpengaruh dalam sejarah modernnya.

Exit mobile version