Site icon trinityordnance

Kemenperin Dorong Transformasi IKM Fesyen dan Kriya Inovatif

[original_title]

Trinityordnance.com – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) berupaya memperkuat transformasi industri kecil menengah (IKM) fesyen dan kriya guna meningkatkan daya saing dan nilai tambah produk. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menekankan bahwa kekayaan budaya, kreativitas, dan sumber daya lokal Indonesia menjadi fondasi penting dalam pengembangan sektor ini.

Dalam keterangan resmi yang diterima, Menperin menyatakan bahwa industri fesyen dan kriya memiliki potensi besar untuk bertumbuh, khususnya dengan dukungan inovasi produk yang dapat diterima di pasar global. Salah satu langkah yang diambil oleh Kemenperin adalah meningkatkan kapasitas IKM melalui promosional, akses pasar, serta pengembangan jejaring bisnis.

Keikutsertaan IKM dalam pameran merupakan salah satu strategi yang dirancang untuk memfasilitasi pemahaman mengenai perkembangan pasar dan membuka hubungan kemitraan baru. Menperin menjelaskan, pameran tidak hanya berfungsi sebagai media promosi tetapi juga sebagai saluran untuk menjalin kerjasama yang lebih kuat antara pelaku usaha dan konsumen.

Kemenperin juga berpartisipasi dalam BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026 yang dilaksanakan pada 29 Juli hingga 2 Agustus 2026 di Jakarta Convention Center. Dalam ajang ini, lebih dari 200 desainer dan 500 peserta pameran berpartisipasi, menunjukkan potensi besar industri fesyen Indonesia.

Direktur Jenderal IKMA Reni Yanita menginformasikan bahwa 11 IKM binaan berhasil menjual lebih dari 460 produk, dengan nilai transaksi mencapai Rp100 juta, serta menciptakan peluang kerja sama bisnis. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk mendukung industri fesyen dan kriya di Indonesia.

Exit mobile version