Trinityordnance.com – Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Timur telah terbukti efektif dalam mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengungkapkan bahwa program ini berfokus pada penyediaan hunian layak bagi warga berpenghasilan rendah di wilayah tersebut, memberikan dampak positif terhadap kualitas hidup masyarakat.
Dalam suatu pernyataan di Surabaya pada hari Senin, Khofifah menekankan pentingnya BSPS yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Ia mengungkapkan bahwa jumlah rumah yang direnovasi melalui BSPS diperkirakan meningkat dari 2.914 unit pada tahun 2025 menjadi 33.000 unit pada tahun 2026. Hal ini diharapkan berkontribusi pada penurunan kemiskinan melalui peningkatan taraf hidup masyarakat.
Khofifah menegaskan bahwa hunian yang layak berdampak luas terhadap kesehatan, pendidikan, dan produktivitas keluarga. Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa program ini merupakan model pembangunan terintegrasi yang juga melibatkan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Upaya ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah tetapi juga ingin membangun kualitas kehidupan yang lebih baik.
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman, Maruarar Sirait, menambahkan bahwa BSPS akan terintegrasi dengan Kredit Usaha Rakyat (KUR) dan program pembiayaan untuk perempuan pelaku usaha. Ini diharapkan meningkatkan ketahanan ekonomi bagi keluarga penerima.
Di Surabaya, sekitar 1.252 kepala keluarga telah terverifikasi sebagai penerima manfaat BSPS. Program ini juga diharapkan dapat menyerap hampir 100 ribu tenaga kerja dari berbagai sektor, menggerakkan ekonomi lokal dan memberikan dukungan bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dengan demikian, BSPS di Jawa Timur berperan penting dalam pembangunan berkelanjutan dan pengentasan kemiskinan.
![Khofifah SEbut BSPS Bisa Turunkan Kemiskinan dan Perkuat Ekonomi | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/05/1000804523.jpg)