Trinityordnance.com – PT Medco Energi Internasional Tbk. (MEDC) mencatatkan laba bersih sebesar 101 juta dolar AS pada tahun 2025, mengalami penurunan sebesar 72,4 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 367 juta dolar AS. Hal ini disampaikan oleh CEO MedcoEnergi, Roberto Lato, dalam sebuah konferensi pers di Jakarta, Kamis.
Penurunan laba tersebut disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya kontribusi yang lebih rendah dari Amman Mineral Internasional, penurunan nilai aset non-kas, serta tingginya biaya pengeboran di PSC Beluga dengan adanya pengeboran yang tidak berhasil. Selain itu, harga komoditas yang melemah juga berkontribusi pada kinerja keuangan perusahaan.
Meskipun begitu, Roberto menjelaskan bahwa MedcoEnergi tetap mempertahankan kinerja yang baik dengan total imbal hasil pemegang saham mencapai 27 persen dan memberikan pengembalian sebesar 110 juta dolar AS kepada para pemegang saham. Perusahaan meraih target produksi minyak dan gas sebesar 156 mboepd, serta target penjualan listrik 4.371 GWh.
Dari segi operasional, EBITDA Medco tercatat stabil di angka 1,264 miliar dolar AS, meskipun harga minyak turun 15 persen. Perusahaan juga melakukan belanja modal sebesar 437 juta dolar AS dan mencatatkan biaya produksi sebesar 8,6 dolar AS per barel. Selain itu, utang konsolidasi meningkat menjadi 3,646 miliar dolar AS seiring dengan pembelian FPSO Marlin Natuna, di samping proyek energi terbarukan.
Di sisi lain, MedcoEnergi berhasil memperluas portofolio dengan meningkatkan hak partisipasi di beberapa proyek dan menjalin kerja sama terbaru di Malaysia. Pada tahun 2026, perusahaan optimis untuk terus memberikan nilai tambah kepada pemangku kepentingan dengan prakiraan kinerja yang lebih baik.
![MedcoEnergi Raih Laba Bersih 101 Juta Dolar AS di 2025 | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/04/IMG_2060.jpeg)