Trinityordnance.com – Program Magang Nasional menjadi fokus Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) di bawah kepemimpinan Menteri Yassierli untuk tahun ini. Target utama dari program ini adalah menjangkau seluruh provinsi di Indonesia, sehingga lapangan kerja bagi para lulusan muda dapat lebih merata, tidak hanya terkonsentrasi di Pulau Jawa.
Dalam pernyataannya di Jakarta, Yassierli menjelaskan bahwa saat ini terdapat penumpukan peserta magang di Pulau Jawa berdasarkan data dari MagangHub. Oleh karena itu, pemerintah akan melakukan penguatan ekosistem magang di berbagai daerah meliputi pemetaan target setiap provinsi berdasarkan sektor unggulan dan kapasitas industrinya.
Strategi ini juga mencakup peningkatan jumlah mitra penyelenggara program magang, baik dari perusahaan maupun instansi pemerintah. Setiap daerah diharapkan memiliki mitra aktif yang mampu membimbing peserta magang serta menyediakan rencana pembelajaran yang terstruktur untuk menjaga kualitas.
Menaker Yassierli menekankan pentingnya proses pemilihan perusahaan tempat magang yang lebih adil. Meskipun peserta dapat memilih tempat magang sesuai kemauan, pemerintah akan mempermudah akses untuk menemukan perusahaan di luar Jawa yang memiliki standar pembinaan yang baik.
Lebih lanjut, Yassierli menyatakan bahwa perusahaan yang ingin menarik minat peserta magang harus menunjukkan komitmen nyata dalam menyediakan pembelajaran yang berkualitas serta merangkul fasilitas yang memadai. Selain itu, pembayaran uang saku bagi peserta magang akan mengikuti upah minimum sesuai dengan verifikasi logbook, sejalan dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan langkah-langkah ini, Kemnaker berharap dapat menciptakan kesempatan yang lebih luas bagi peserta magang di seluruh Indonesia dan mendorong perusahaan untuk berkompetisi dalam menarik bakat muda.
![Menaker Rencanakan Magang Nasional 2026 untuk Semua Provinsi | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/02/665d4e46-b8cc-4f5e-a7eb-b109d2b6622e.jpeg)