Site icon trinityordnance

Mendagri Ajak Dekranasda dan Pemda Kembangkan Kerajinan Lokal

[original_title]

Trinityordnance.com – Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan pentingnya pemerintah daerah bekerja sama dengan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) untuk mengeksplorasi dan mengembangkan potensi kerajinan daerah. Hal ini disampaikan pada acara penutupan peringatan 46 tahun Dekranas di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Tito menjelaskan bahwa mengidentifikasi dan merawat kerajinan khas tidak hanya bertujuan untuk melestarikan budaya, tetapi juga menciptakan lapangan kerja, memperkuat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta meningkatkan perekonomian lokal. Ia menyoroti kekayaan kerajinan tradisional Indonesia, seperti tenun, yang diminati oleh kolektor internasional karena karakteristiknya yang unik.

Dalam penjelasannya, Tito mengungkapkan bahwa banyak potensi kerajinan di Indonesia yang belum tergarap dengan baik. Ia memberikan contoh pemanfaatan limbah cangkang mutiara di Raja Ampat yang berhasil diolah menjadi berbagai produk kerajinan bernilai tinggi. Menurutnya, potensi serupa dapat ditemui di berbagai daerah di nusantara.

Mendagri juga menambahkan bahwa pasar kerajinan global sangat luas, dengan nilai mencapai Rp500 triliun per tahun, meskipun Indonesia belum masuk dalam daftar sepuluh besar produsen kerajinan dunia. Kekayaan budaya dan keberagaman suku dinilai menjadi modal berharga untuk meningkatkan daya saing produk kerajinan Indonesia.

Penyelenggaraan acara tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap perekonomian daerah. Tito juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah setempat, panitia, dan semua yang terlibat dalam suksesnya acara, yang berfungsi sebagai ajang silaturahmi dan promosi potensi kerajinan daerah.

Exit mobile version