Site icon trinityordnance

Mengalihkan Budget Ngopi Cantik untuk Cicilan Mobil Listrik

[original_title]

Trinityordnance.com – Changan Lumin ingin menunjukkan bahwa kepemilikan mobil listrik kini bukan hanya sebuah kemewahan, tetapi juga pilihan finansial yang logis bagi masyarakat urban. Pada gelaran IIMS 2026 di JIExpo Kemayoran, Changan meluncurkan Lumin dengan harga agresif sebesar Rp183.000.000 on the road Jakarta, langsung bersaing dengan model populer di segmen LCGC seperti Honda Brio Satya.

Pemilihan Lumin bukan sekadar tentang harga, tetapi juga soal Total Cost of Ownership yang lebih hemat dibandingkan kendaraan konvensional. Dengan perhitungan finansial yang cermat, biaya yang dikeluarkan untuk memiliki Lumin bisa lebih rendah dibandingkan dengan kebiasaan konsumsi kopi harian.

Jika dibandingkan dengan Honda Brio Satya, yang dikenal irit dengan konsumsi bahan bakar rata-rata 16 km/liter, maka biaya perjalanan per kilometer berkisar Rp737, menggunakan Pertamax seharga Rp11.800 per liter. Sementara itu, Changan Lumin dibekali baterai 28,08 kWh yang mampu menempuh jarak hingga 301 km. Biaya pengisian daya di SPKLU sekitar Rp2.466 per kWh, menghasilkan total biaya pengisian yang hanya Rp69.245 untuk kapasitas penuh. Dengan demikian, biaya perjalanan per kilometernya hanya sekitar Rp230.

Bagi seorang komuter yang menempuh jarak 60 km per hari, pengguna Brio harus menyiapkan dana sekitar Rp44.220 untuk bahan bakar. Dengan fakta-fakta ini, Changan Lumin menawarkan perspektif baru dalam kepemilikan kendaraan yang lebih efisien dan ekonomis, menjadikannya pilihan menarik di pasar otomotif Indonesia. Keputusan untuk beralih ke mobil listrik semakin relevan di tengah kesadaran masyarakat akan efisiensi biaya dan keberlanjutan.

Exit mobile version