Trinityordnance.com – Persiapan pemberangkatan jemaah haji untuk tahun 2026 dipastikan berjalan lancar dan hampir mencapai 100 persen, menurut Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf. Pernyataan ini disampaikan dalam pertemuan bersama jajaran Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jawa Timur, yang merupakan provinsi dengan kuota jemaah terbanyak di Indonesia.
Mochamad Irfan Yusuf menegaskan bahwa penyelenggaraan haji tahun ini harus mencerminkan pelayanan publik yang baik, transparan, dan bebas dari penyimpangan. “Persiapan operasional terus kita matangkan dan sejauh ini berjalan sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Fokus utama kami adalah memastikan keamanan dan keselamatan jemaah melalui berbagai langkah mitigasi yang komprehensif,” ujarnya dalam keterangan tertulisnya.
Jawa Timur memiliki peranan penting sebagai barometer keberhasilan pelaksanaan haji di tingkat nasional. Menyikapi aspek finansial, Menhaj mengungkapkan bahwa ekosistem keuangan haji mencapai Rp18 triliun, sehingga akuntabilitas dalam pengelolaannya menjadi sangat penting. Kementerian Haji dan Umrah pun melibatkan berbagai lembaga, termasuk Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kejaksaan, dan Kepolisian untuk mengawasi proses pengadaan dan pengelolaan anggaran.
Dengan persiapan yang hampir sempurna dan berbagai langkah mitigasi yang telah disusun, diharapkan pelaksanaan haji tahun ini dapat berlangsung dengan aman dan efisien. Kementerian Haji dan Umrah terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah, memastikan setiap aspek operasional berjalan sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.
![Menhaj Pastikan Persiapan Haji 100% dan Jadwal Sesuai Rencana | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/03/menhaj-pastikan-persiapan-operasional-haji-capai-100-jadwal-on-track-qzy.jpg)