Trinityordnance.com – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi memastikan pelayanan penyeberangan Jawa-Sumatra menjelang puncak arus mudik Lebaran pada 16 dan 18 Maret 2026 berjalan lancar. Hal ini dilakukan untuk mengoptimalkan mobilitas masyarakat selama periode angkutan Lebaran 1447 Hijriah.
Dudy melakukan peninjauan di tiga pelabuhan di Banten, yaitu Pelabuhan PT Bandar Bakau Jaya (BBJ) Bojonegara, Ciwandan, dan Merak pada malam 15 Maret. Ia menyatakan, kondisi di pelabuhan menunjukkan arus lalu lintas kendaraan angkutan barang dan penumpang terkendali. “Seluruh truk telah masuk ke area pelabuhan dan tidak ada penumpukan di luar,” ungkap Dudy.
Di Pelabuhan BBJ Bojonegara, terdapat 12 kapal yang dipersiapkan untuk mengangkut kendaraan logistik menuju Sumatra. Dudy juga menyebutkan, mitigasi telah disiapkan jika terjadi lonjakan kendaraan, termasuk pengalihan menuju buffer zone di KM 43 dan KM 68 jika diperlukan. Kantong parkir di kawasan PT BAM akan mampu menampung hingga 4.000 kendaraan.
Menhub mengajak semua pihak untuk mematuhi Surat Keputusan Bersama (SKB) mengenai pembagian pelabuhan, meskipun Pelabuhan Merak saat ini dalam kondisi sepi. Sementara itu, secara keseluruhan, arus mudik di Pelabuhan Ciwandan dan Merak berjalan lancar.
Data dari PT ASDP menunjukkan bahwa pada H-6 Lebaran, jumlah penumpang yang menyeberang mencapai 48.286 orang. Kendaraan yang menyeberang terdiri dari 4.446 sepeda motor, 6.544 mobil, dan 1.290 truk. Dudy menjamin evaluasi pelayanan akan dilakukan jika dibutuhkan untuk memastikan kenyamanan pemudik, sambil tetap mengingatkan akan potensi cuaca ekstrem di Selat Sunda yang perlu diwaspadai.
![Menhub Tingkatkan Penyeberangan Jawa-Sumatra saat Mudik | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/03/38581920-55DD-484A-B440-27DEB2ADF786.jpeg)