Site icon trinityordnance

MENHUT: Dukungan BNPB Tingkatkan Penanganan Karhutla di El Nino

[original_title]

Trinityordnance.com – Penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia mendapatkan dukungan signifikan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), terutama di tengah fenomena El Nino yang memicu peningkatan risiko kebakaran. Menteri Kehutanan, Raja Juli Antoni, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi ini dalam rapat di Jakarta, Rabu.

Raja Antoni menekankan pentingnya penanganan karhutla secara kolaboratif dan terukur. Ia menyebutkan, BNPB berperan aktif melalui berbagai operasi, baik darat maupun udara, termasuk dalam pelaksanaan operasi modifikasi cuaca (OMC) dan water bombing. Sejak awal tahun, OMC telah dilaksanakan secara berkesinambungan di berbagai provinsi rawan kebakaran, melibatkan pihak-pihak terkait, termasuk sektor swasta.

Selama periode Februari hingga Juli 2026, total 17 operasi OMC telah dilakukan selama 169 hari dengan 291 sortie penerbangan. Dukungan BNPB ini sangat krusial dalam melakukan deteksi dini dan pemadaman cepat. Dalam konteks ini, BNPB juga menerjunkan 40 armada udara, terdiri dari pesawat patroli, helikopter water bombing, dan pesawat OMC, untuk memperkuat upaya mitigasi di enam provinsi prioritas.

Operasi penanganan ini juga menyasar Kebakaran yang terjadi di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) antara 3 hingga 16 Agustus 2026, di mana tim gabungan terdiri dari berbagai pihak berhasil memadamkan api dengan dukungan dua helikopter water bombing.

Raja Antoni menegaskan pentingnya kolaborasi ini untuk merespons situasi karhutla secara efisien, menekan dampak yang mungkin terjadi terhadap lingkungan dan masyarakat. Saat ini, Kementerian Kehutanan dan BNPB berkomitmen untuk memperkuat kerjasama demi meningkatkan efektivitas penanganan karhutla di masa depan.

Exit mobile version