Site icon trinityordnance

Mentan Targetkan 80 Ribu Hektare Sawah Baru di Papua 2026

[original_title]

Trinityordnance.com – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengumumkan bahwa akan ada pengembangan luas cetak sawah di Papua mencapai sekitar 80 ribu hektare pada periode 2025 hingga 2026. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat ketahanan pangan dan kemandirian pangan di wilayah Indonesia timur.

Amran menyampaikan hal tersebut dalam jumpa pers usai Rapat Konsolidasi Pembangunan Pertanian Wilayah Papua yang berlangsung di Jakarta. Ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan produksi beras nasional. Saat ini, sebagian dari totalArea yang direncanakan, yaitu 80 ribu hektare, telah memasuki masa produksi, sementara sejumlah lahan lainnya masih dalam tahap pengerjaan.

Untuk target tahun 2025, pemerintah menargetkan luasan cetak sawah sebesar 30 ribu hektare, dengan tambahan 50 ribu hektare pada tahun 2026, yang menjadikan total pengembangan 80 ribu hektare. Peningkatan produktivitas sawah juga diharapkan, dari rata-rata tiga ton gabah per hektare menjadi lima hingga tujuh ton per hektare, didukung teknologi pertanian modern.

Dalam mendukung program ini, pemerintah akan menyediakan ratusan traktor dan alat mesin pertanian. Alokasi anggaran untuk pembangunan pertanian modern di Papua selama dua tahun ini mencapai lebih dari Rp5 triliun. Pada tahun 2025, anggaran yang dialokasikan sekitar Rp2 triliun, dan meningkat menjadi Rp3,2 triliun di tahun 2026.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mendorong kemandirian pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua, serta memodernisasi sistem pertanian di daerah tersebut, sehingga mampu berkontribusi lebih signifikan terhadap ketahanan pangan nasional.

Exit mobile version