Trinityordnance.com – Manchester United (MU) mengalami kekalahan 0-2 dari Chelsea pada pertandingan pekan kesembilan Liga Inggris 2026/27 yang berlangsung di Stadion Stamford Bridge, Sabtu (31/10). Pelatih Michael Carrick mengakui bahwa timnya kehilangan kendali permainan pada babak kedua, yang membuat catatan tanpa kemenangan Setan Merah meluas menjadi sembilan pertandingan di semua kompetisi.
Carrick menyatakan bahwa meskipun timnya tampil menjanjikan di babak pertama dengan menciptakan beberapa peluang, mereka gagal menyarangkan gol. Situasi mulai berubah setelah Chelsea membuka keunggulan melalui gol Morgan Rogers di menit ke-50. “Gol tersebut membuat kita kehilangan kontrol, dan tekanan semakin meningkat setelah kami harus menghadapi penalti,” ujarnya kepada TNT Sports.
MU harus bermain dengan sepuluh orang setelah Lisandro Martinez menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran di kotak penalti. Carrick menjelaskan bahwa meskipun hasil buruk terjadi, semangat para pemainnya tetap terjaga. “Mental mereka tidak jatuh, performa di babak pertama tetap baik,” tambahnya.
Lebih lanjut, Carrick menanggapi insiden kartu merah Martinez tanpa mengekspresikan kekecewaan. Ia enggan memperpanjang pembahasan mengenai hal tersebut, justru fokus pada perkembangan emosi dan tekanan yang dirasakan tim akibat hasil buruk yang berkelanjutan.
Dengan kekalahan ini, MU terpaku di peringkat ke-16 klasemen Liga Inggris dengan hanya tujuh poin, selisih satu angka dari zona degradasi. Sementara itu, Chelsea berhasil naik ke peringkat empat dengan mengumpulkan 16 poin dari sembilan pertandingan. Carrick mengonfirmasi bahwa ia tetap akan memimpin tim pada laga selanjutnya melawan AS Roma di Liga Champions.
![Michael Carrick: MU Kehilangan Kontrol Permainan Babak Kedua | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/11/1000078930.jpg)