Site icon trinityordnance

Morotai Awali Kebangkitan Hilirisasi Tuna Nusantara

[original_title]

Trinityordnance.com – Morotai, sebuah pulau di timur Indonesia, mengusung potensi besar sebagai titik strategis dalam pengembangan hilirisasi tuna. Dalam sejarahnya, pulau ini pernah menjadi pangkalan militer Sekutu dan kini berada di persimpangan antara upaya meningkatkan industri perikanan serta menyiapkan diri untuk tantangan ekonomi global.

Sebagai bagian dari Sabuk Tuna Nusantara, Morotai memiliki peran vital dalam rantai pasok industri perikanan. Dengan letak geografis yang menguntungkan, pulau ini menjadi jalur penting menuju pasar Jepang dan Korea Selatan. Hal ini mendorong kebutuhan untuk mengelola potensi sumber daya laut secara efektif melalui pengembangan infrastruktur yang terintegrasi dan berbasis ilmiah.

Selama beberapa tahun terakhir, Morotai telah mengembangkan dua entitas yang terpisah: Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu (SKPT) yang fokus pada penangkapan ikan dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang ditujukan untuk perikanan dan pariwisata. Namun, keduanya belum terhubung dalam pelaksanaan program pembangunan yang harmonis, sehingga hilirisasi yang diharapkan terhenti di tengah jalan.

Pemerintah diharapkan untuk merumuskan kebijakan yang lebih terukur agar Morotai dapat berfungsi efektif sebagai simpul hilirisasi. Meningkatkan kapasitas daerah tidak hanya berkaitan dengan volume ekspor, tetapi juga dengan peran negara dalam menjaga laut melalui pengembangan pelabuhan dan kawasan industri.

Dengan demikian, pengembangan Morotai harus diarahkan untuk memastikan sinergi antara sektor perikanan dan industri lainnya, agar manfaat nyata dapat dirasakan oleh masyarakat lokal dan industri nasional. Hal ini penting untuk memperkuat posisi Indonesia dalam arsitektur Indo-Pasifik di masa depan.

Exit mobile version