Site icon trinityordnance

Negara Arab Cabut Kewarganegaraan 69 Warganya Dukung Iran

[original_title]

Trinityordnance.com – Kerajaan Bahrain mengumumkan pencabutan kewarganegaraan terhadap 69 individu sebagai akibat dari dukungan mereka terhadap Iran. Kementerian Dalam Negeri Bahrain menginformasikan bahwa keputusan tersebut terkait dengan perilaku mereka yang dianggap mendukung tindakan permusuhan Iran, terutama setelah serangan yang diluncurkan Teheran terhadap negara-negara Arab di Teluk sejak akhir Februari.

Dalam pernyataan resmi, kementerian menyatakan bahwa mereka yang terkena dampak telah berkolusi dengan entitas asing dalam konteks ini. Pencabutan kewarganegaraan ini mencakup tidak hanya individu tersebut, tetapi juga tanggungan mereka, dan hal ini diidentifikasi sebagai langkah “pencabutan kewarganegaraan massal pertama sejak 2019.”

Organisasi hak asasi manusia Bahrain Institute for Rights and Democracy (BIRD) menambahkan bahwa tidak jelas status hukum dari individu-individu yang terkena dampak. Informasi mengenai apakah mereka telah ditangkap, berada di dalam atau di luar negeri, serta kewarganegaraan lain yang mungkin dimiliki oleh mereka, masih belum terungkap.

Serangan Iran baru-baru ini, yang mencakup penggunaan rudal dan drone, ditujukan kepada negara-negara Arab Teluk, termasuk Bahrain, sebagai respons atas serangan dari AS dan Israel. Teheran menuduh negara-negara Arab tersebut memberikan izin bagi AS untuk menggunakan wilayah mereka sebagai basis peluncuran serangan. Munculnya gencatan senjata yang diumumkan pada 8 April antara Washington dan Teheran membawa jeda pada serangan tersebut.

Keputusan ini menambah ketegangan di kawasan dan menggambarkan dinamika baru dalam hubungan Bahrain dengan Iran serta negara-negara Arab lainnya dalam konteks geopolitik yang semakin kompleks.

Exit mobile version