Trinityordnance.com – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) melalui Dinas Kebudayaan tengah melaksanakan proses inventarisasi artefak dan unsur budaya yang terkena dampak kebakaran di Kampung Adat Sade, Kabupaten Lombok Tengah. Langkah ini diambil sebagai upaya awal untuk menyelamatkan warisan budaya pascabencana.
Kepala Dinas Kebudayaan NTB, Muhamad Ihwan, menyampaikan bahwa pihaknya berfokus pada pengidentifikasian dan pelestarian artefak budaya yang masih ada serta mendokumentasikan pengetahuan, tradisi, dan kisah-kisah dari masyarakat setempat. “Menyelamatkan artefak-artefak kebudayaan dan cerita warga merupakan bagian terpenting dari proses ini,” ungkapnya saat melakukan peninjauan kondisi pascakebakaran.
Ihwan menekankan bahwa inventarisasi diperlukan untuk mengetahui tingkat kerusakan pada benda-benda budaya dan komponen budaya tak benda yang menjadi identitas Kampung Adat Sade. Selanjutnya, setelah proses ini selesai, Dinas Kebudayaan akan merencanakan langkah-langkah rekonstruksi bersama Balai Pelestarian Kebudayaan dan pemerintah setempat.
Ihwan juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi agar Kampung Adat Sade tetap terjaga, mengingat popularitas daerah ini di dunia internasional. Insiden kebakaran terbaru ini dijadikan momentum untuk memperkuat perlindungan terhadap aset budaya yang dianggap rentan terhadap risiko bencana.
Ia menambahkan, seluruh desa adat di NTB perlu mempersiapkan sistem pemadam kebakaran atau sistem peringatan dini. Dinas Kebudayaan mendorong pendokumentasian menyeluruh terhadap benda-benda budaya, termasuk koleksi tenun, untuk menciptakan replika jika diperlukan agar warisan budaya dapat tetap dipulihkan di masa mendatang.
![NTB Lakukan Inventarisasi Artefak Setelah Kebakaran Sade | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/08/1001479529.jpg)