Site icon trinityordnance

Pertamina Larang Pembelian Berulang Pertalite untuk Dijual Kembali

[original_title]

Trinityordnance.com – Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta mengumumkan larangan pembelian bahan bakar minyak jenis Pertalite secara berulang di stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Kebijakan ini dibuat untuk mengatasi antrean yang meningkat akibat banyaknya pengguna yang beralih dari Pertamax ke BBM bersubsidi tersebut.

Taufiq Kurniawan, Area Manager Communication, Relation, dan CSR Pertamina Patra Niaga Jateng-DIY, menjelaskan bahwa antrean yang terjadi di SPBU-SPBU dipicu oleh lonjakan permintaan Pertalite. Sementara itu, tindakan pelarangan ini diharapkan dapat meredakan situasi dan mencegah penjualan ulang bahan bakar ke konsumen.

“Langkah ini diambil agar tidak terjadi gejolak di masyarakat, terutama dengan kondisi antrean panjang yang sudah berlangsung,” ujar Taufiq. Pertamina juga akan memetakan beberapa SPBU yang mengalami antrean parah dan berencana berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menciptakan kenyamanan bagi konsumen.

Peningkatan konsumsi Pertalite saat ini tercatat sebesar tujuh persen, yang berkontribusi pada peningkatan antrean di SPBU. Namun, pihak Pertamina meyakinkan masyarakat bahwa stok Pertalite tetap aman, dengan jumlah mencapai tujuh kali lipat dari konsumsi normal, serta stok untuk jenis BBM lain seperti solar dan Pertamax juga dijamin ada.

Taufiq menegaskan, konsumen diimbau untuk membeli sesuai kebutuhan, karena stok tersedia secara memadai. Upaya ini merupakan respons terhadap tantangan supply-demand yang dihadapi saat ini dan bertujuan untuk memastikan kelancaran distribusi BBM tanpa mengganggu kenyamanan pengguna.

Exit mobile version