Trinityordnance.com – DPN Peradah Indonesia memberikan dukungan kepada Polri dalam penyelidikan dugaan korupsi dan pencucian uang. Sekretaris Jenderal DPN Peradah, Ricky Satriawan, menilai langkah tegas kepolisian merupakan momentum penting bagi penegakan hukum di Indonesia.
Ricky menyatakan bahwa keberanian penyidik Polri dalam melacak aliran dana gelap dan melakukan penggeledahan di berbagai lokasi menjadi tonggak dalam sejarah hukum negara. Ia menekankan pentingnya prinsip keadilan tanpa pandang bulu, serta memberikan apresiasi terhadap tindakan polisi meskipun menyasar pejabat tinggi. Hal ini diungkapkan dalam pernyataannya kepada wartawan pada Minggu, 12 Juli.
Kasus ini berkaitan dengan dugaan korupsi pengadaan batubara untuk PT PLN, serta berupaya mengungkap jaringan pencucian uang yang melibatkan PT Asabri dan PT Jiwasraya. Ricky juga mengatakan bahwa kasus tersebut menjadi perhatian khusus, sebab diduga berdampak pada krisis energi yang memicu pemadaman listrik massal di Sumatra.
Penggeledahan yang dilakukan di 12 lokasi di Jakarta dan Jawa Barat menghasilkan barang bukti signifikan, termasuk 74 kilogram emas dan uang tunai sekitar Rp476 miliar. Penemuan ini, menurut Ricky, menunjukkan betapa besar dampak kejahatan korupsi terhadap keuangan negara.
Di akhir pernyataannya, Ricky mengajak semua lapisan masyarakat untuk mengawasi proses hukum agar berjalan transparan dan bebas dari intervensi politik. DPN Peradah Indonesia berkomitmen untuk berperan aktif dalam mendukung penegakan hukum di tanah air.
![Polri Diminta Usut Tuntas Jaringan TPPU Jiwasraya dan Asabri | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/07/1783834542_7e9a8190e4acdb5b2cc9.jpg)