Trinityordnance.com – PT Prodia Diagnostic Line Tbk (PRDL), yang merupakan bagian dari Prodia Group, baru saja mencatatkan saham perdana melalui proses Initial Public Offering (IPO) di pasar modal Indonesia, berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp62,74 miliar. Saham PRDL menunjukkan performa yang mengesankan pada hari pembukaan, dengan lonjakan harga mencapai 35 persen, naik 42 poin menjadi Rp162 per saham dari harga penawaran yang ditetapkan di Rp120 per saham.
Direktur Utama PRDL, Cristina Sandjaja, menegaskan bahwa momen ini menandai pembukaan pasar yang signifikan, yang juga merupakan awal dari tahap baru dalam hal pertumbuhan serta inovasi. “Kami berkomitmen untuk memberikan nilai jangka panjang bagi pemegang saham sembari mengedepankan standar tata kelola perusahaan yang baik,” jelas Cristina di Main Hall Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Kamis.
Selanjutnya, PRDL memiliki lebih dari 1.083 produk aktif yang tersebar di 38 provinsi dan 370 kabupaten/kota di Indonesia, digunakan oleh lebih dari 7.600 pelanggan. Jaringan distribusi mereka mencakup sekitar 7.000 puskesmas, 300 rumah sakit, dan 317 dinas kesehatan, serta berbagai institusi kesehatan lainnya.
Cristina juga mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen produk utama perusahaan memiliki Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi, hal ini menunjang daya saing produk lokal di tengah meningkatnya permintaan alat kesehatan dan persaingan dari produk asing. Dengan optimisme yang besar, ia mengajak semua pemangku kepentingan untuk turut bersama dalam perjalanan pertumbuhan perusahaan ke depan.
![Prodia Diagnostic Raih Rp62,74 Miliar dari IPO di Pasar Modal | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/07/WA_1783573012084.jpeg)