Trinityordnance.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa kanal aduan hambatan usaha atau debottlenecking yang dikelola oleh Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP) dapat mempercepat investasi di Indonesia hingga lebih dari 30 miliar dolar AS. Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya setelah menghadiri “International Seminar on Debottlenecking Channel” di Jakarta pada hari Selasa.
Menurut Purbaya, nilai investasi tersebut berasal dari upaya penyelesaian masalah yang menghambat berbagai proyek investasi yang terjebak dalam proses bisnis dan perizinan yang rumit. Ia menegaskan, keberadaan debottlenecking merupakan langkah strategis agar lebih banyak kendala ditemukan dan ditangani secara efisien.
Lebih lanjut, Purbaya menyoroti bahwa ada proyek di wilayah Sumatera dengan nilai sekitar 40 miliar dolar AS yang sudah bertahun-tahun terhambat dan belum berjalan. Ia menjelaskan, proyek-proyek ini akan mendapatkan perhatian khusus dan dipercepat penyelesaiannya setelah aduan diterima.
Satgas P2SP dibentuk untuk mengatasi hambatan yang dialami para investor, terutama yang diakibatkan oleh masalah perizinan, regulasi, atau koordinasi antarinstansi. Purbaya mengharapkan bahwa inisiatif ini dapat meningkatkan pandangan positif investor global terhadap iklim investasi di Indonesia.
Dengan adanya kanal aduan ini, pemerintah berkomitmen untuk menciptakan lingkungan investasi yang lebih kondusif dan mengurangi birokrasi yang selama ini menjadi kendala. Purbaya yakin langkah ini akan berdampak signifikan pada realisasi investasi di tanah air, terutama dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
![Purbaya: Debottlenecking Dorong Investasi Capai 30 Miliar Dolar AS | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/05/tempImagekUS6BN_1.jpg)