Trinityordnance.com – Sebanyak 21 kepala keluarga (KK) di Kalideres, Jakarta Barat, telah direlokasi oleh Pemerintah Kota Jakarta Barat pada Selasa (10/2). Relokasi ini dilakukan sebagai dampak dari pengembalian fungsi lahan untuk dijadikan tempat pemakaman baru di Kelurahan Pegadungan dan Kamal. Tindakan ini diharapkan dapat mengatasi permasalahan lahan dan memastikan kenyamanan bagi warga setempat.
Selain itu, Suku Dinas Bina Marga Jakarta Pusat mencatat telah menambal sekitar 1.400 titik jalan berlubang di wilayahnya sejak awal tahun hingga pertengahan Februari 2026. Upaya ini merupakan langkah untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di sekitar Jakarta Pusat.
Kementerian Kesehatan RI juga mengambil langkah proaktif dengan menargetkan 130 juta warga mengikuti program Cek Kesehatan Gratis (CKG) pada tahun 2026. Target ini meningkat dibandingkan dengan 70 juta orang yang ditetapkan untuk tahun 2025, menunjukkan komitmen terhadap peningkatan kesehatan masyarakat.
Dalam upaya memperbaiki kondisi lingkungan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana untuk melaksanakan kerja bakti secara rutin setiap Selasa dan Jumat. Hal ini sebagai tindak lanjut dari Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan dan lingkungan.
Di sisi lain, petugas juga melakukan tindakan preventif dengan memasang kayu penyanggah pada tembok Sekolah Dasar (SD) Negeri 03 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Grogol Petamburan, Jakarta Barat, yang terancam roboh. Upaya ini diambil untuk menjamin keamanan siswa dan staf sekolah hingga perbaikan permanen dapat dilakukan.
Kegiatan-kegiatan ini menunjukkan upaya pemerintah dan masyarakat dalam menghadapi berbagai tantangan dan meningkatkan kualitas hidup di Jakarta.
![Relokasi Warga Kalideres dan Ancaman Tembok SD Roboht | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_20260210_212846.v1.jpg)