Trinityordnance.com – Isu perombakan kabinet atau reshuffle Kabinet Merah Putih oleh Presiden Prabowo Subianto berkembang menjelang awal Agustus 2026. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa hingga saat ini, belum ada pembicaraan resmi terkait rencana tersebut.
Prasetyo mengungkapkan bahwa jika reshuffle terjadi, hal ini lebih ditujukan untuk mengisi beberapa posisi yang saat ini kosong akibat perubahan dalam struktur pemerintahan. Beberapa jabatan yang masih lowong termasuk Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta Wakil Menteri Pertanian. Jabatan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan kosong setelah Silmy Karim ditangkap oleh KPK dalam kasus dugaan korupsi. Sementara itu, posisi Wakil Menteri Pertanian juga belum terisi setelah Sudaryono dilantik sebagai Kepala Badan Gizi Nasional.
“Kalaupun kami melakukan reshuffle, kemungkinan besar itu akan bertujuan mengisi kekosongan jabatan akibat pejabat lama yang sudah meninggalkan posisinya,” ujar Prasetyo. Pernyataan ini disampaikan dalam perjalanannya dari Batang menuju Jakarta menggunakan Kereta Api Nusantara Explorer.
Meskipun rumor tersebut beredar, Prasetyo menegaskan bahwa Presiden Prabowo belum mendiskusikan rencana reshuffle kabinet. Ia mengonfirmasi bahwa saat ini tidak ada agenda terkait pergantian menteri yang direncanakan. Dengan kondisi jabatan yang banyak kosong, perhatian publik tertuju pada langkah selanjutnya dari Presiden Prabowo untuk menyikapi isu ini.
![Reshuffle Kabinet Awal Agustus, Mensesneg: Hanya Isi Kekosongan | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/07/soal-isu-reshuffle-kabinet-awal-agustus-mensesneg-misal-ada-mengisi-kekosongan-vtg.jpg)