Site icon trinityordnance

SEAFAST: Inovasi Teknologi Untuk Mendorong Makanan Sehat

[original_title]

Trinityordnance.com – Meningkatnya kesadaran konsumen akan kesehatan menjadi pendorong utama inovasi teknologi reformulasi bahan baku pangan di Indonesia. Puspo Edi Giriwono, Kepala Pusat South East Asia Food and Agriculture Science & Technology (SEAFAST) Center IPB, mengungkapkan hal ini dalam konferensi pers Food Ingredients (FI) Asia Indonesia 2026 di Jakarta.

Teknologi reformulasi adalah proses mengubah komposisi bahan baku makanan untuk menciptakan produk yang lebih sehat dan memenuhi tuntutan pasar yang terus berubah. Puspo menekankan pentingnya pengetahuan ilmiah dalam pengembangan produk, mulai dari pemilihan bahan, proses produksi, hingga teknik pengolahan yang sesuai. “Ilmu pengetahuan menjadi dasar untuk mengarah kepada produk makanan yang sehat,” ujarnya.

Tren konsumsi makanan sehat di Indonesia mengalami pertumbuhan rata-rata tahunan sebesar 7,9 persen, didorong oleh kesadaran generasi muda seperti Milenial dan Gen Z untuk memilih makanan yang lebih alami dan fungsional. Puspo menjelaskan bahwa masyarakat semakin menjauhi makanan yang tinggi gula, garam, dan lemak. Oleh karena itu, teknologi reformulasi sangat diperlukan agar bahan baku tetap berkualitas, meski disimpan atau dipanaskan.

Dia juga menekankan perlunya transparansi mengenai komposisi bahan baku dalam produk, yang penting bagi konsumen, terutama bagi mereka yang memiliki alergi atau mengikuti prinsip tertentu, seperti keberadaan label halal. Puspo berharap ketelusuran bahan baku dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk lokal, sekaligus mendorong pengembangan inovasi dalam industri pangan Indonesia.

Exit mobile version