Site icon trinityordnance

Sumsel Tingkatkan Pasokan Bawang Merah dan Cabai Hadapi El Nino

[original_title]

Trinityordnance.com – Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) memperkuat pasokan pangan dari luar daerah dengan menjalin kerja sama antardaerah untuk menjaga ketersediaan bawang merah dan cabai. Inisiatif ini muncul di tengah fenomena El Nino yang berkepanjangan yang berpengaruh signifikan terhadap sektor pertanian.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumatera Selatan, Bambang Pramono, mengungkapkan dalam keterangan resmi pada Selasa bahwa Sumsel berhasil mendatangkan bawang merah dari Sumatera Barat dan Jawa Tengah dengan total volume mencapai 23,02 ton. Dalam upaya yang sama, cabai juga didatangkan dari Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, dengan total pembelian 38,29 ton. Langkah ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta memperkuat pasokan di Sumsel.

Bambang menjelaskan bahwa kerja sama antardaerah yang dijalankan oleh Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) memiliki dua tujuan penting: menjaga ketersediaan komoditas di pasar dan mengendalikan inflasi. Hingga September 2026, tercatat delapan Kesepakatan Bersama (KSB) dan 21 Perjanjian Kerja Sama (PKS) telah dibentuk antara pemerintah daerah di Sumsel dan Jawa.

Selain itu, TPID Sumsel juga berkolaborasi dengan TPID Sulawesi Selatan untuk melakukan studi tiru ke Jawa Tengah, guna mempelajari berbagai inovasi pengendalian inflasi yang dapat diadaptasi dengan karakteristik masing-masing daerah. Upaya-upaya ini diharapkan dapat membantu menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan di wilayah Sumatera Selatan.

Exit mobile version