Trinityordnance.com – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Tamiang di Aceh Tamiang telah membentuk tim percepatan pemulihan jaringan transmisi air. Langkah ini diambil untuk memperbaiki sistem pascabencana banjir bandang yang mengganggu pelayanan air bersih kepada masyarakat. Direktur PDAM Tirta Tamiang, Juanda, mengungkapkan bahwa tim ini akan melakukan penanganan langsung di lapangan.
Tim yang terdiri dari sekitar 65 karyawan dibagi menjadi zona-zona prioritas untuk menangani laporan pelanggan yang belum terlayani, khususnya laporan dari Desember dan Januari setelah bencana. Juanda menekankan pentingnya respons cepat dalam perbaikan jaringan agar kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.
Selain itu, PDAM juga memperkenalkan layanan baru bernama “one day service” yang dirancang untuk memenuhi permintaan masyarakat yang terdampak kerusakan jaringan air. Layanan ini memberikan pengantaran gratis untuk masyarakat di hunian sementara, posko pengungsian, serta tempat ibadah, dengan prioritas pada komunitas yang paling membutuhkan.
Layanan ini bersifat fleksibel dan tidak terjadwal, bergantung pada permintaan yang masuk dari pelanggan. Inisiatif ini diharapkan dapat membantu masyarakat Aceh Tamiang dalam mengatasi kesulitan pascabencana dan mempercepat proses pemulihan. Upaya PDAM Tirta Tamiang ini menunjukkan komitmen untuk memberikan layanan terbaik dan menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyedia air bersih.
![Tim PDAM Aceh Tamiang Didirikan untuk Percepat Pemulihan Air | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/02/IMG_1577.jpg)