Trinityordnance.com – Tim mahasiswa dari Universitas Indonesia (UI) dan Binus University berkompetisi dalam ajang Genera-Z Berbakti 2026, yang bertujuan untuk mendorong pengembangan ekonomi kreatif serta pariwisata berkelanjutan di Desa Wisata Kakaskasen Dua, Tomohon, Sulawesi Utara. Kegiatan ini diadakan untuk mengatasi tantangan dalam meningkatkan kapasitas digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta optimasi sistem keuangan dan legalitas usaha di kawasan yang dikenal sebagai pusat produksi bunga internasional.
Hera F. Haryn, EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA, menuturkan bahwa Genera-Z Berbakti memberikan platform bagi generasi muda untuk berkolaborasi dengan masyarakat lokal. Dia berharap bahwa inovasi dari kedua universitas ini dapat membantu memaksimalkan potensi pariwisata alam, ekonomi kreatif, dan budaya di desa tersebut. Inisiatif ini diharapkan juga dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas bagi penduduk setempat dan berkontribusi pada pencapaian Indonesia Emas 2045.
Dalam kompetisi ini, Tim KATALIS dari Universitas Indonesia menawarkan tiga pendekatan untuk mengatasi permasalahan pariwisata yang belum terintegrasi. Di antara solusi yang diajukan adalah program ‘Artha-Floria’, yang mencakup lokakarya produk eco-print dan kemasan ramah lingkungan, serta ‘Nature Experience’ yang berfokus pada wisata kesehatan. Mereka juga merancang website interaktif untuk memperluas promosi desa wisata.
Di sisi lain, Tim AKSARA dari Binus University mengusulkan strategi ekonomi berbasis komunitas melalui pembentukan ‘Klaster Bersama Matuari’, yang bertujuan untuk mendampingi pelaku UMKM. Mereka juga mengembangkan platform digital ‘Minaesa’ untuk mengintegrasikan aspek ekonomi dan budaya desa, serta inisiatif ‘Youth Cultural Initiative’ untuk meningkatkan keterlibatan generasi muda dalam perekonomian lokal.