Site icon trinityordnance

UMKM Indonesia dan PNG Berpartisipasi dalam BTF di Perbatasan

[original_title]

Trinityordnance.com – Sebanyak 66 usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dari Kota Jayapura, Indonesia, serta Provinsi West Sepik, Papua Nugini, berpartisipasi dalam Border Trade Fair (BTF) yang berlangsung di zona netral RI-PNG. Acara ini diselenggarakan sekitar 200 meter dari Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw, Kota Jayapura, dan berlangsung dari 8 hingga 10 Oktober 2026.

BTF menjadi platform bagi pengusaha dari kedua negara untuk memamerkan produk mereka, mulai dari kerajinan tangan hingga barang elektronik. Kepala Badan Perbatasan Papua, Triwarno, menyampaikan bahwa stan-stan yang disediakan akan diisi oleh pengusaha dari dua negara, menciptakan peluang bagi UMKM di Jayapura untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar Papua Nugini.

Mengacu pada fakta bahwa kedua wilayah berbatasan langsung, Triwarno mencatat bahwa peluang ekspor ke Papua Nugini masih sangat besar. “Iya, peluang ekspor ke PNG terbuka lebar, terutama karena jarak yang dekat yang dapat mengurangi biaya transportasi,” ujarnya. Selain pameran produk, acara ini juga akan diisi dengan pertemuan antara para pelaku usaha, diharapkan menjadi kesempatan untuk mengeksplorasi peluang bisnis.

Sebagai informasi, nilai ekspor Indonesia ke Papua Nugini melalui PLBN Skouw telah mencapai Rp 60 miliar. Kenaikan yang signifikan ini menunjukkan potensi pengembangan ekonomi melalui kerjasama perdagangan di perbatasan. Dengan BTF, diharapkan UMKM Papua dapat meningkatkan akses mereka ke pasar luar negeri, khususnya Papua Nugini.

Exit mobile version