Trinityordnance.com – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) berhasil mencapai produksi minyak dan gas (migas) di atas target yang ditetapkan dalam Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) pada tahun 2025. Dengan total produksi mencapai sekitar 44,42 ribu barel minyak per hari (mbopd) dan 536,72 juta standar kaki kubik gas per hari (mmscfd), pencapaian ini menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Direktur Utama PHI, Sunaryanto, menyampaikan bahwa perusahaan terus melakukan investasi dalam kegiatan eksplorasi dan eksploitasi, yang merupakan kunci untuk menjaga keberlanjutan produksi migas di wilayah Kalimantan. “Pencapaian ini menunjukkan komitmen kami untuk mengoptimalkan potensi energi nasional,” ujarnya dalam keterangan pers di Penajam, Kalimantan Timur, pada Jumat.
Selama 2025, rata-rata produksi minyak PHI mencapai 44,42 ribu barel per hari, melebihi 107 persen dari target RKAP, sedangkan produksi gas mencapai 536,72 juta standar kaki kubik per hari, setara dengan 105 persen dari target. Dalam lima tahun terakhir, PHI telah berhasil melakukan pengeboran 13 sumur eksplorasi dan 517 sumur pengembangan, serta menambah cadangan minyak sebesar 70 juta barel, mencapai 193 persen dari target RKAP.
Selain itu, PHI juga menyelesaikan 146 sumur pengembangan dan lebih dari 9.783 kegiatan perawatan rutin. Dalam upaya mendukung lingkungan, perusahaan berhasil menekan emisi karbon dioksida ekuivalen lebih dari 215 kiloton sepanjang tahun 2025. Sunaryanto menekankan bahwa langkah-langkah efisiensi operasi ini sejalan dengan tujuan untuk mengurangi dampak lingkungan sambil tetap memenuhi kebutuhan energi nasional.
![Pertamina Hulu Indonesia Targetkan Produksi 44,42 Ribu Barel Minyak | trinityordnance [original_title]](https://trinityordnance.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG_20260516_124434.jpg)