Trinityordnance.com – Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) mulai diimplementasikan di lingkungan Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri. Kepala BSKDN, Yusharto Huntoyungo, menyampaikan pentingnya gerakan ini sebagai bentuk dukungan terhadap program prioritas nasional yang digagas oleh Presiden Prabowo Subianto dalam acara yang berlangsung pada hari Jumat, 6 Februari.
Yusharto menegaskan bahwa gerakan ASRI tidak sekadar bersifat seremonial, tetapi merupakan upaya yang berkelanjutan untuk membangun kesadaran masyarakat akan kebersihan. Ia mengingatkan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat. “Gerakan ini adalah awal dari upaya memperbaiki perilaku kita dalam menjaga kebersihan, dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat,” ujarnya.
Salah satu fokus utama dari gerakan ini adalah mengurangi jumlah sampah, sebuah isu yang sangat diperhatikan oleh Presiden. Melalui program ini, diharapkan Indonesia dapat menunjukkan citra lebih baik di mata dunia. “President mengingatkan kita untuk menciptakan lingkungan bersih agar Indonesia dilihat lebih baik oleh kolega internasional,” imbuhnya.
Yusharto juga menyampaikan apresiasi kepada pihak-pihak yang berkontribusi menjaga kebersihan lingkungan, seperti Camat Senen dan petugas kebersihan. Sinergi yang telah terjalin diharapkan dapat berlanjut melalui program-program berkala.
Sementara itu, Yusharto menekankan bahwa sebagai institusi yang berada di kawasan heritage, BSKDN memiliki tanggung jawab lebih besar dalam menjaga kelestarian dan kebersihan. “Perhatian terhadap lingkungan di kawasan heritage ini seharusnya lebih baik dibandingkan tempat lainnya,” tutupnya.