KADIN: Sektor Pengolahan Akan Dukung Pertumbuhan Ekonomi 2025

[original_title]

Trinityordnance.com – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan bahwa kinerja industri pengolahan menjadi pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional yang tercatat mencapai 5,11 persen pada tahun 2025. Peningkatan ini didorong oleh investasi dan aktivitas sektor manufaktur yang semakin meningkat, dengan Pembentukan Modal Tetap Bruto (PMTB) mengalami pertumbuhan sebesar 6,12 persen pada kuartal IV tahun yang sama.

Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia, Bayu Priawan Djokosoetono, menjelaskan bahwa pengusaha di Indonesia menunjukkan kesiapan bersaing dan berinvestasi. Kontribusi investasi dari Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) juga lebih besar dibandingkan Penanaman Modal Asing (PMA). Dengan harapan bahwa industri pengolahan dapat tumbuh mendekati 6 persen pada tahun depan, diharapkan tingkat utilisasi pabrik dapat optimal.

Sektor industri pengolahan berkontribusi sebesar 19 persen terhadap produk domestik bruto (PDB) nasional, menjadikannya salah satu penyokong utama ekonomi Indonesia. Kadin mencatat Indeks Manajer Pembelian (PMI) untuk sektor manufaktur berada di level 52,6 pada Januari 2026, menunjukkan ekspansi yang berkelanjutan dalam aktivitas produksi.

Meskipun sektor pertanian tumbuh 5,14 persen pada kuartal IV, Kadin menilai produktivitas sektor ini masih perlu ditingkatkan, terutama karena sekitar 28 persen tenaga kerja berada di sektor tersebut, namun hanya menyumbang 13 persen dari PDB. Kadin menekankan pentingnya modernisasi pertanian melalui inovasi dan teknologi yang tepat guna.

Sementara itu, pertumbuhan sektor konstruksi hanya mencapai 3,81 persen pada kuartal IV 2025, meskipun ada harapan dari program pemerintah untuk memperkuat sektor ini melalui pembangunan infrastruktur. Konsumsi rumah tangga tetap menjadi penopang utama ekonomi, dengan kontribusi mencapai 53,88 persen terhadap PDB.

Di sisi lain, Kadin mencatat perlambatan pertumbuhan ekspor menjadi 3,25 persen, yang berpotensi menyebabkan penumpukan persediaan. Kadin mengingatkan pentingnya peningkatan produktivitas guna mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen di masa depan.

Baca Juga  Kapolda Kalteng Panen Jagung Serentak Dukung Ketahanan Pangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *