Peluang Semikonduktor: Menjadi Industri Berharga Tinggi

[original_title]

Trinityordnance.com – Indonesia semakin serius menangkap peluang dalam industri semikonduktor, yang dianggap sebagai sektor strategis dengan potensi tinggi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Di tengah perkembangan teknologi yang pesat dan meningkatnya permintaan chip di berbagai industri, pemerintah bertekad untuk menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai pasar produk elektronik, tetapi juga sebagai pemain penting dalam rantai nilai global (global value chain) semikonduktor.

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) menegaskan komitmennya untuk memajukan teknologi tinggi, terutama dalam bidang semikonduktor, yang diyakini akan menjadi fondasi penting untuk transformasi industri dan kemandirian teknologi nasional. Industri semikonduktor memiliki peran sentral dalam berbagai sektor, termasuk elektronika, otomotif, telekomunikasi, energi, dan digitalisasi.

Saat ini, kebutuhan semikonduktor di Indonesia sangat mendesak. Produksi ponsel lokal diperkirakan mencapai 30–60 juta unit per tahun, dan untuk laptop, targetnya mencapai 1,57 juta unit pada tahun 2026, keduanya memerlukan semikonduktor sebagai bahan baku utama. Dalam sektor otomotif, produksi kendaraan bermotor di Indonesia diperkirakan mencapai 803.867 unit pada tahun 2025, termasuk kendaraan listrik dan hybrid yang lebih membutuhkan semikonduktor dibandingkan kendaraan konvensional.

Namun, tantangan dihadapi Indonesia terkait ketergantungan pada impor. Nilai impor semikonduktor melonjak hampir dua kali lipat, dari 2,33 miliar dolar AS pada 2020 menjadi 4,87 miliar dolar AS pada tahun 2025. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem semikonduktor dalam negeri bukanlah ide baru; sejak 2019, Kemenperin aktif terlibat dalam desain chip, dengan partisipasi dalam ajang Hannover Messe 2023 di Jerman.

Baca Juga  Pembahasan Kenaikan UMP dan Waspada Kepadatan di Tol Japek

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *