Trinityordnance.com – PT Pertamina Patra Niaga mengumumkan bahwa stok bahan bakar minyak jenis avtur di Bandara Rendani Manokwari, Papua Barat, saat ini mencapai 200 kiloliter, yang cukup untuk memenuhi kebutuhan penerbangan selama sepuluh hari ke depan. Hal ini disampaikan oleh Manager Aviation Fuel Terminal (AFT) Rendani, Budi Setiawan, pada hari Minggu (15/10).
Budi menjelaskan bahwa ketahanan pasokan bahan bakar avtur terjaga dengan lebih dari 90 persen kapasitas tangki yang tersedia. Meskipun stok mencukupi untuk sepuluh hari, penambahan pasokan akan dilakukan sebelum masa tersebut berakhir. Setiap hari, penyaluran avtur bagi operasional penerbangan rata-rata berkisar antara 20 hingga 21 kiloliter, tanpa adanya kenaikan signifikan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Data dari UPBU Rendani menunjukkan bahwa jumlah penumpang yang berangkat dari Manokwari lebih banyak dibandingkan yang datang, sehingga tidak ada permintaan untuk penambahan penerbangan. Untuk menunjang distribusi avtur selama masa liburan, AFT Rendani menyiapkan tiga unit kendaraan tangki dan lima operator yang akan bertugas. Selain itu, pemeriksaan kesehatan bagi operator dilakukan setiap hari untuk menjaga kelancaran operasional.
Sementara itu, Kepala Unit Penyelenggara Bandar Udara Rendani, Herman Sujito, menjelaskan bahwa penerbangan berjalan sesuai jadwal reguler, tanpa adanya permintaan untuk penerbangan tambahan dari maskapai. Posko Angkutan Lebaran 2026 di Bandar Udara Rendani dibuka selama 18 hari, mulai 13 hingga 29 Maret, dan pihak bandara juga berkoordinasi dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika untuk memantau cuaca.