Purbaya Yakini Daya Beli Ramadhan Stabil, Ekonomi Tumbuh 5,7%

[original_title]

Trinityordnance.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimis daya beli masyarakat tetap terjaga menjelang Ramadhan, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi mencapai 5,6 hingga 5,7 persen pada kuartal pertama tahun 2026. Dalam pernyataannya di Jakarta, Sabtu, Purbaya menjelaskan bahwa keadaan ekonomi domestik masih kuat, meskipun terdapat faktor ketegangan geopolitik global, termasuk konflik antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel.

Purbaya menegaskan bahwa dampak dari gejolak global belum begitu terasa di Indonesia, berkat berbagai langkah mitigasi yang telah diambil oleh pemerintah. Dia menyampaikan, “Dampak global ke sini masih belum terasa karena diabsorb oleh pemerintah. Kami berharap masyarakat bisa beraktivitas dengan normal.”

Dalam konteks ini, pemerintah berkomitmen menjaga aktivitas ekonomi agar tetap stabil, khususnya dalam mendukung sektor swasta dan mengelola daya beli masyarakat. Purbaya mengungkapkan bahwa jika ketegangan internasional terus meningkat, perekonomian nasional mungkin mengalami pelambatan. Namun, ia menambahkan, permintaan domestik harus tetap kuat untuk menjaga pertumbuhan.

Purbaya juga menyebutkan bahwa langkah-langkah yang akan dilakukan mencakup pengelolaan harga bahan bakar minyak subsidi, dukungan terhadap sektor swasta, dan mendorong belanja pemerintah agar terserap secara efektif.

Secara keseluruhan, keadaan perekonomian nasional menunjukkan tanda-tanda yang positif, yang terlihat dari berbagai indikator ekonomi dan pengamatan lapangan selama bulan Ramadhan. Dengan demikian, pemerintah berupaya memastikan kestabilan dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Baca Juga  Hojlund Sumbang Dua Gol, Napoli Kalahkan Sporting CP 2-1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *